Tanpa kesulitan berarti, Real Madrid menggelontor Tottenham empat gol tanpa balas di Santiago Bernabeu dalam partai perempat-final leg pertama Liga Champions, Rabu (6/4) dinihari WIB. Sepasang gol dibukukan Emmanuel Adebayor di masing-masing babak, dan dua tambahan lainnya dikemas Cristiano Ronaldo dan Angel Di Maria di interval kedua.
Kemenangan telak ini memberikan asa besar bagi Madrid yang gantian bakal melawat ke White Hart Lane di pertemuan kedua nanti. Hanya dengan seri saja, mereka mencaplok tiket semi-final. Jelas bagi Tottenham tidak mudah mengejar defisit empat gol.
Tottenham harus puas bermain dengan sepuluh pemain saat pertandingan baru berumur 16 menit. Kartu kuning kedua yang diterima Peter Crouch lantaran melanggar Marcelo memaksa wasit mengusirnya dari lapangan.
Los Blancos sudah unggul di menit lima. Tandukan Adebayor meneruskan sepak pojok tak kuasa dicegah Gomes. 1-0 Madrid memimpin.<script type="text/javascript" src="http://ad.doubleclick.net/adj/gna.id/level2;tile=2;sz=160x600;ord=502997?area=2l&pos=2&ord=502997"></script>
Pada menit 23 -- saat Tottenham telah bermain dengan minus satu pemain -- tendangan bebas Rafael van der Vaart gagal berbuah gol. Mudah saja bagi kiper Iker Casillas mengamankan gawangnya.
Tottenham nyaris menyamakan skor tujuh menit berikutnya andai aksi Bale menemui sasaran. Menerima umpan dari Michael Dawson, Bale terbebas di kotak terlarang tuan rumah, sayangnya tembakannya melenceng.
Madrid merespons dua peluang tim tamu lewat kombinasi Marcelo-Adebayor. Nama terakhir tidak dapat menuntaskan dengan sempurna saat dirinya gagal menyundul bola yang tak dapat dijangkaunya. Paruh pertama pun dihiasi skor 1-0 bagi Madrid.
Di paruh kedua, kepercayaan Madrid kian terpompa saat Adebayor mencatatkan gol keduanya. Pada menit 57, crossing dari Marcelo dimaksimalkan dengan apik oleh eks Arsenal itu.
Delapan menit kemudian, Adebayor hampir saja menamakan lagi dirinya di papan skor jika saja Gomes tidak cekatan dalam menjinakkan heading striker asal Togo itu. Kesempatan hat-trick pun buyar
Memasuki menit 71, Tottenham kian tak berdaya saat tendangan deras cantik dari Di Maria merobek telak gawang tim tamu. Gelandang serang asal Argentina itu mendapat ruang tembak di sisi kanan sebelum membawa Madrid melebar jadi 3-0.
Seakan belum puas, Madrid kembali menambah pundi golnya. Kali ini Ronaldo yang beraksi. Menerima assist dari Kaka, Ronaldo mengonversi sempurna si kulit bulat.
Skor 4-0 menetap sampai kedua tim saling bersalaman.
Kamis, 07 April 2011
Wayne Rooney Permalukan Chelsea, Manchester United Curi Gol Tandang
Manchester United sukses mempermalukan tuan rumah Chelsea 1-0 dalam pertandingan leg pertama babak perempat-final Liga Champions yang berlangsung di Stamford Bridge, Kamis (7/4) dinihari WIB. Gol tunggal The Red Devils dicetak sang bintang, Wayne Rooney.
Berkat gol tandang ini, United sudah menjejakkan satu kakinya di babak semi-final karena mereka mengontongi keuntungan untuk menjalani leg kedua yang akan berlangsung di Old Trafford pekan depan.
Ada sebuah catatan fantastis yang ditorehkan United berkat kemenangan di markas Chelsea ini. United mampu meruntuhkan angkernya Stamford Bridge selama sembilan tahun, tepatnya selama Chelsea dimiliki pengusaha asal Rusia Roman Abramovich. Ini merupakan kemenangan pertama United di kandang Chelsea setelah sembilan tahun hanya mampu meraih hasil imbang dan sering menelan kekalahan di sana.
Jalannya Pertandingan
The Blues sebenarnya menguasai permainan sepanjang pertandingan terbukti dengan penguasaan bola sebesar 61:39. Namun, kesigapan pertahanan tim tamu membuat barisan penyerang Chelsea gagal menceploskan bola ke gawang lawan.
Striker baru Chelsea yang hingga kini masih mandul, Fernando Torres, memiliki peluang pada menit keenam. Namun sayang, tendangannya dari dalam kotak penalti masih mengarah tepat kepada kiper United yang dikawal Edwin van der Sar.
Empat menit berselang giliran United yang sempat mengancam melalui pergerakan striker Javier "Chicharito" Hernandez. Namun sayang, sundulan pemain asal Meksiko itu sempat mengenai salah satu pemain bertahan Chelsea dan bola kemudian mampu ditangkap dengan baik oleh kiper Petr Cech.
Pada menit ke-15, gelandang Park Ji-Sung melepaskan sebuah tendangan ke arah gawang dari luar kotak penalti, namun bola justru membentur badan Didier Droga. Tendangan sudut untuk United didapat.
Tiga menit kemudian, gelandang Chelsea Jose Bosingwa melakukan pergerakan di sisi kiri pertahanan United dengan melepaskan sebuah tendangan yang masih melambung di atas mistar. Beberapa detik kemudian, Drogba memiliki peluang emas mencetak gol lewat tendangan keras, namun sayang van der Sar dengan sigap melakukan penyelamatan gemilang.
Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya datang pada menit ke-24 lewat kerjasama apik antara Michael Carrick dan Ryan Giggs yang mampu dituntaskan dengan sempurna oleh Rooney. Berawal dari kecerdikan Carrick yang melepaskan umpan manis ke arah Giggs di sisi kanan pertahanan Chelsea, gelandang senior asal Wales itu kemudian melakukan pergerakan dengan menusuk kotak penalti lawan dan melepaskan umpan cantik ke arah Rooney. Tanpa cacat, striker yang sedang menjadi pembicaraan akibat tindakannya dengan mengucapkan kata-kata tidak sopan di depan kamera televisi usai merayakan gol ke gawang West Ham akhir pekan lalu itu mampu melepaskan tendangan ke arah sudut kiri gawang, tanpa bisa dihalau Cech.
Tertinggal, Chelsea berusaha mengejar gol penyama kedudukan. Pada menit ke-30, Torres melakukan tendangan salto, namun tidak mengarah jelas ke gawang. Semenit berselang, Bosingwa kembali melepaskan tendangan ke arah gawang, namun masih bisa dihalau bek Rafael da Silva.
Pada menit ke-34, Torres tampak sudah siap menyambut umpan di sisi kiri pertahanan United, namun Nemanja Vidic mampu mengantisipasi ancaman itu. Torres tampak terjatuh sehingga membuat sejumlah pemain United tampak emosional, termasuk Rio Ferdinand yang dengan segera meminta striker asal Spanyol itu untuk berdiri.
Satu menit jelang pertandingan babak pertama akan berakhir, Rooney memiliki sebuah kesempatan menggandakan keunggulan. Namun, tendangan sang striker usai menerima umpan Chicharito tepat berada di dekapan Cech.
Chelsea nyaris saja menutup babak pertama dengan hasil imbang setelah tendangan Drogba mampu ditips oleh van der Sar dan kemudian membentur mistar gawang. Frank Lampard mampu mengarahkan bola ke gawang yang sudah kosong, namun dengan sigap Patrice Evra melakukan sapuan gemilang. Gawang United tetap perawan...
Di awal babak kedua, Chelsea langsung melakukan inisiatif serangan. Pada menit ke-56, Drogba melepaskan tendangan salto terukur ke arah gawang usai menyambut umpan tendangan sudut Lampard. Namun sayang, bola masih menyamping di sisi kiri gawang van der Sar.
Delapan menit berselang, Drogba memberikan ancaman melalui sisi kiri pertahanan United. Setelah mampu melewati hadangan Evra, Drogba gagal melewati Vidic yang dengan sigap langsung mengisi pos yang ditinggalkan rekannya itu.
Pada menit ke-69, gelandang Michael Essien melepaskan sebuah tendangan keras ke arah gawang usai memanfaatkan bola sapuan Vidic, namun tendangan tersebut masih menyamping di sisi gawang van der Sar.
Empat menit kemudian, van der sar kembali melakukan penyelamatan gemilang dengan menghalau bola sundulan matang Torres dari jarak dekat.
Pada menit ke-84, Branislav Ivanovic melakukan sebuah pergerakan dengan melewati Evra dan kemudian melepaskan umpan berbahaya ke arah gawang. Namun, bola mampu ditangkap oleh van der Sar. Beberapa detik kemudian, giliran Nicolas Anelka, striker yang menggantikan Drogba pada menit ke-70, yang membahayakan gawang United. Namun, tendangan pemain asal Prancis itu masih bisa diamankan van der Sar.
Saat pertandingan sudah memasuki masa tambahan waktu, Ramires mendapat sebuah peluang emas di depan gawang. Namun, pergerakannya bisa diatasi Evra. Meski Ramires terlihat terjatuh akibat hadangan itu, namun wasit tidak menganggap apa yang dilakukan Eva sebagai sebuah pelanggaran.
Torres mendapat kartu kuning karena dianggap melakukan diving di dalam kotak penalti United. Dalam tayangan ulang televisi, terlihat hadangan yang dilakukan Antonio Valencia terhadap Torres memang bukan sebuah pelanggaran. Insiden ini menandai berakhirnya pertandingan untuk kemenangan Setan Merah.
Kemenangan ini menjadi modal berharga buat pasukan Sir Alex Ferguson untuk menatap pertandingan leg kedua pada pekan depan.
Berkat gol tandang ini, United sudah menjejakkan satu kakinya di babak semi-final karena mereka mengontongi keuntungan untuk menjalani leg kedua yang akan berlangsung di Old Trafford pekan depan.
Ada sebuah catatan fantastis yang ditorehkan United berkat kemenangan di markas Chelsea ini. United mampu meruntuhkan angkernya Stamford Bridge selama sembilan tahun, tepatnya selama Chelsea dimiliki pengusaha asal Rusia Roman Abramovich. Ini merupakan kemenangan pertama United di kandang Chelsea setelah sembilan tahun hanya mampu meraih hasil imbang dan sering menelan kekalahan di sana.
Jalannya Pertandingan
The Blues sebenarnya menguasai permainan sepanjang pertandingan terbukti dengan penguasaan bola sebesar 61:39. Namun, kesigapan pertahanan tim tamu membuat barisan penyerang Chelsea gagal menceploskan bola ke gawang lawan.
Striker baru Chelsea yang hingga kini masih mandul, Fernando Torres, memiliki peluang pada menit keenam. Namun sayang, tendangannya dari dalam kotak penalti masih mengarah tepat kepada kiper United yang dikawal Edwin van der Sar.
Empat menit berselang giliran United yang sempat mengancam melalui pergerakan striker Javier "Chicharito" Hernandez. Namun sayang, sundulan pemain asal Meksiko itu sempat mengenai salah satu pemain bertahan Chelsea dan bola kemudian mampu ditangkap dengan baik oleh kiper Petr Cech.
Pada menit ke-15, gelandang Park Ji-Sung melepaskan sebuah tendangan ke arah gawang dari luar kotak penalti, namun bola justru membentur badan Didier Droga. Tendangan sudut untuk United didapat.
Tiga menit kemudian, gelandang Chelsea Jose Bosingwa melakukan pergerakan di sisi kiri pertahanan United dengan melepaskan sebuah tendangan yang masih melambung di atas mistar. Beberapa detik kemudian, Drogba memiliki peluang emas mencetak gol lewat tendangan keras, namun sayang van der Sar dengan sigap melakukan penyelamatan gemilang.
Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya datang pada menit ke-24 lewat kerjasama apik antara Michael Carrick dan Ryan Giggs yang mampu dituntaskan dengan sempurna oleh Rooney. Berawal dari kecerdikan Carrick yang melepaskan umpan manis ke arah Giggs di sisi kanan pertahanan Chelsea, gelandang senior asal Wales itu kemudian melakukan pergerakan dengan menusuk kotak penalti lawan dan melepaskan umpan cantik ke arah Rooney. Tanpa cacat, striker yang sedang menjadi pembicaraan akibat tindakannya dengan mengucapkan kata-kata tidak sopan di depan kamera televisi usai merayakan gol ke gawang West Ham akhir pekan lalu itu mampu melepaskan tendangan ke arah sudut kiri gawang, tanpa bisa dihalau Cech.
Tertinggal, Chelsea berusaha mengejar gol penyama kedudukan. Pada menit ke-30, Torres melakukan tendangan salto, namun tidak mengarah jelas ke gawang. Semenit berselang, Bosingwa kembali melepaskan tendangan ke arah gawang, namun masih bisa dihalau bek Rafael da Silva.
Pada menit ke-34, Torres tampak sudah siap menyambut umpan di sisi kiri pertahanan United, namun Nemanja Vidic mampu mengantisipasi ancaman itu. Torres tampak terjatuh sehingga membuat sejumlah pemain United tampak emosional, termasuk Rio Ferdinand yang dengan segera meminta striker asal Spanyol itu untuk berdiri.
Satu menit jelang pertandingan babak pertama akan berakhir, Rooney memiliki sebuah kesempatan menggandakan keunggulan. Namun, tendangan sang striker usai menerima umpan Chicharito tepat berada di dekapan Cech.
Chelsea nyaris saja menutup babak pertama dengan hasil imbang setelah tendangan Drogba mampu ditips oleh van der Sar dan kemudian membentur mistar gawang. Frank Lampard mampu mengarahkan bola ke gawang yang sudah kosong, namun dengan sigap Patrice Evra melakukan sapuan gemilang. Gawang United tetap perawan...
Di awal babak kedua, Chelsea langsung melakukan inisiatif serangan. Pada menit ke-56, Drogba melepaskan tendangan salto terukur ke arah gawang usai menyambut umpan tendangan sudut Lampard. Namun sayang, bola masih menyamping di sisi kiri gawang van der Sar.
Delapan menit berselang, Drogba memberikan ancaman melalui sisi kiri pertahanan United. Setelah mampu melewati hadangan Evra, Drogba gagal melewati Vidic yang dengan sigap langsung mengisi pos yang ditinggalkan rekannya itu.
Pada menit ke-69, gelandang Michael Essien melepaskan sebuah tendangan keras ke arah gawang usai memanfaatkan bola sapuan Vidic, namun tendangan tersebut masih menyamping di sisi gawang van der Sar.
Empat menit kemudian, van der sar kembali melakukan penyelamatan gemilang dengan menghalau bola sundulan matang Torres dari jarak dekat.
Pada menit ke-84, Branislav Ivanovic melakukan sebuah pergerakan dengan melewati Evra dan kemudian melepaskan umpan berbahaya ke arah gawang. Namun, bola mampu ditangkap oleh van der Sar. Beberapa detik kemudian, giliran Nicolas Anelka, striker yang menggantikan Drogba pada menit ke-70, yang membahayakan gawang United. Namun, tendangan pemain asal Prancis itu masih bisa diamankan van der Sar.
Saat pertandingan sudah memasuki masa tambahan waktu, Ramires mendapat sebuah peluang emas di depan gawang. Namun, pergerakannya bisa diatasi Evra. Meski Ramires terlihat terjatuh akibat hadangan itu, namun wasit tidak menganggap apa yang dilakukan Eva sebagai sebuah pelanggaran.
Torres mendapat kartu kuning karena dianggap melakukan diving di dalam kotak penalti United. Dalam tayangan ulang televisi, terlihat hadangan yang dilakukan Antonio Valencia terhadap Torres memang bukan sebuah pelanggaran. Insiden ini menandai berakhirnya pertandingan untuk kemenangan Setan Merah.
Kemenangan ini menjadi modal berharga buat pasukan Sir Alex Ferguson untuk menatap pertandingan leg kedua pada pekan depan.
Minggu, 03 April 2011
Pelita Jaya Tundukkan Persijap Jepara
Pelita Jaya Karawang sukses menuai angka penuh setelah mengalahkan Persijap Jepara 2-0 dalam lanjutan Superliga Indonesia [ISL] 2010/11 di Stadion Singaperbangsa, Minggu [3/4] malam WIB. Walau mencatat kemenangan, posisi Pelita Jaya tidak mengalami perubahan di papan bawah klasemen sementara. Pelita Jaya tetap berada di peringkat ke-14 dengan nilai 19, atau berselisih satu poin dengan Persijap yang berada satu tangga di atasnya. Dalam pertandingan ini, Pelita Jaya dan Persijap mengembangkan permainan terbuka. Serangan silih berganti dilakukan kedua tim guna membongkar pertahanan lawan masing-masing. Publik di Stadion Singaperbangsa sempat terbungkam ketika laga memasuki menit kelima. Striker Persijap Alberto 'Beto' Goncalves berhasil menjebol gawang Pelita Jaya. Namun wasit menganulir gol itu, karena Beto dianggap sudah dalam posisi off-side terlebih dahulu Tidak mau kecolongan lagi, Pelita Jaya meningkatkan intensitas serangannya. Upaya tuan rumah untuk unggul lebih dulu dari tim tamu membuahkan hasil pada menit ke-11. Striker asal Malaysia Safee Sali membawa Pelita Jaya unggul lewat tendangan saltonya menyambut tendangan bebas Joko Sasongko. Sukses membobol gawang lawan memacu motivasi pemain Pelita Jaya. Serangan kembali dibangun untuk menggandakan keunggulan. Safee hampir membawa Pelita Jaya unggul 2-0, namun tendangannya masih melambung di atas mistar Danang Wihatmoko.Sebaliknya, Persijap yang tertinggal satu gol berusaha menyamakan kedudukan. Namun solidnya barisan belakang Pelita Jaya membuat tim besutan Suimin Diharja ini membentur tembok kokoh. Hingga babak pertama usai, skor 1-0 tidak berubah. Di babak kedua, Persijap menerapkan permainan agresif untuk mengejar ketertinggalan dengan berusaha mencetak gol cepat. Serangan itu mampu merepotkan barisan belakang tuan rumah. Peluang diperoleh striker Gendut Doni Cristiawan, tapi tendangannya masih melambung di atas mistar gawang.Kendati mendapat tekanan, Pelita Jaya berhasil melihat celah dari pertahanan Persijap. Serangan balik cepat yang dilakukan Joko berhasil melewati empat pemain belakang lawan, sebelum akhirnya ia menceploskan bola ke dalam gawang Danang pada menit ke-65. Persijap akhirnya bermain lepas setelah tertinggal dua gol. Namun Pelita Jaya yang ingin mengamankan keunggulannya lebih memperkuat barisan pertahanan. Hingga pluit panjang ditiupkan wasit, skor 2-0 tidak mengalami perubahan.
Leonardo Tak Kaget Performa Gemilang Alexandre Pato
Ketiadaan Zlatan Ibrahimovic di lini depan AC Milan saat berlaga di derby melawan Inter, Sabtu (2/4), ditambal dengan sempurna oleh Alexandre Pato. Si Bebek mencetak dua gol ke gawang Julio Cesar dan secara keseluruhan pergerakannya kerap merepotkan lini belakang Inter yang dikawal duet bek Andrea Ranocchia-Cristian Chivu. Sosok yang paling berjasa mendatangkan Pato ke Milan tapi kini berada di kubu lawan sebagai pelatih, Leonardo, mengaku sama sekali tak kaget dengan penampilan hebat sang striker. “Apakah saya terkejut dengan performa Pato? Tidak, saya mengenalnya dengan sangat baik,” tutur Leo usai pertandingan di Football Italia. Mengenai sikap suporter Rossoneri yang memasang spanduk raksasa menggambarkan dirinya sebagai Judas, pengkhianat Yesus Kristus dalam ajaran Kristen, eks pemain, allenatore, pemantau bakat, dan direktur olahraga Milan ini mengaku tak dendam. Leo bahkan menegaskan ia tetap menaruh respek terhadap Milanisti. “Saya menghormati fans Milan. Saya tahu apa yang pernah saya alami bersama mereka dan saya bangga dengan apa yang tengah saya alami sekarang. Tak ada yang perlu dianalisa,” katanya. “Saya melihat dan mendengar ‘sambutan’ yang diberikan fans di sini, tapi saya menghormati semuanya.”
Bekuk Lazio, Napoli Salip Inter
Napoli berhasil memanfaatkan kekalahan Inter Milan untuk menyodok ke peringkat dua klasemen sementara Serie A Italia usai mengalahkan Lazio 4-3 dalam pertarungan sengit di San Paolo, Minggu [3/4] malam WIB. Dengan hasil ini, maka Napoli mengumpulkan nilai 62, dan unggul dua angka dari Inter. Sedangkan kekalahan membuat Lazio tetap berada di peringkat ke lima dengan 54. Pada pertandingan ini, pelatih Lazio Edy Reja tidak dapat menurunkan sejumlah pemain yang menjalani akumulasi kartu dan dibekap cedera, seperti Cristian Ledesma, Francelino Matuzalem, dan Stefan Radu, serta Tommaso Rocchi, Mourad Meghni dan Mobido Diakite. Tampil di hadapan puluhan ribu pendukungan, Napoli memperagakan permainan ofensif. Namun mereka tidak bisa leluasa, karena serangan Balik Lazio juga kerap membahayakan pertahanan. Napoli mendapatkan sejumlah peluang untuk unggul lebih dulu dari lawannya. Namun pertahanan solid Lazio serta performa kiper Fernando Muslera membuat peluang yang diperoleh berhasil dipatahkan. Serangan balik Lazio menjadi momok bagi Napoli. Tusukan Stefano Mauri usai menyambut umpan Mauro Zarate dari sisi kanan berhasil melewati empat pemain Napoli, sebelum akhirnya menceploskan bola ke dalam gawang pada menit ke-29. Keberhasilan mencetak gol membuat Lazio lebih percaya diri. Sedangkan Napoli menjadi sedikit berhati-hati menghadapi serangan balik lawan. Kendati demikian, skor 1-0 ini bertahan hingga babak pertama usai. Napoli tetap memperagakan permainan agresif untuk mengejar defisit satu gol di babak kedua. Namun serangan yang mereka bangun dapat dimentahkan barisan belakang Lazio. Bahkan, Lazio berhasil menggandakan keunggulannya melalui Andrea Dias di menit ke-58. Berawal dari tendangan bebas Javier Garrido dari sisi kanan, Dias langsung meneruskannya dengan tendangan ke dalam gawang. Tertinggal dua gol tidak meruntuhkan semangat Napoli. Tuan rumah berhasil memperkecil ketertinggalan selang tiga menit kemudian. Tendangan bebas Ezequiel Lavezzi disambut Andrea Dossena. Bahkan, publik San Paolo bersorak kegirangan ketika tim kesayangannya berhasil menyamakan kedudukan dua menit kemudian. Tendangan bebas Lavezzi mengarah kepada Christian Maggio yang kemudian diteruskan kepada Edinson Cavani. Striker Uruguay ini pun tidak mau membuang kesempatan untuk menjebol gawang Muslera lewat tandukannya Kedudukan imbang ini membuat pertandingan berjalan makin sengit. Lazio kembali unggul setelah Salvatore Aronica melakukan gol bunuh diri pada menit ke-69. Aronica yang berusaha menghalau bola hasil umpan silang Zarate ternyata membelokkan si kulit bundar ke gawang sendiri. Napoli pun kembali memforsir serangan untuk mengejar ketertinggalan mereka. Pergerakan Cavani di kotak penalti Lazio memaksa Giuseppe Biava menjatuhkan striker Napoli tersebut pada menit ke-82. Selain menunjuk titik putih, wasit juga memberikan kartu merah kepada Biava akibat pelanggarannya itu. Cavani yang dipercaya sebagai eksekutor mampu menjalankan tugasnya dengan baik.Unggul jumlah pemain dimaksimalkan Napoli untuk memetik kemenangan di waktu tersisa. Upaya Napoli itu tidak sia-sia setelah Cavani mencetak gol pada menit ke-88 dengan mengelabui Muslera sekaligus hat-trick di pertandingan ini. Napoli pun akhirnya tampil menjadi pemenang.
Alex Pato Dedikasikan Gol Untuk Putri Berlusconi
Striker Milan dan putri dari pemilik klub itu saat ini sedang menjalin kasih Alexandre Pato mencetak dua gol untuk membawa Milan memenangi derby della madonnina melawan Inter 3-0 dinihari tadi. Dua gol tersebut dipersembahkan secara khusus untuk seseorang. Adalah Barbara Berlusconi yang mendapatkan hadiah gol tersebut. Ya, Barbara adalah putri dari pemilik klub Milan, Silvio Berlusconi, yang juga merupakan Perdana Menteri Italia. "Kepada siapa saya dedikasikan gol ini? Well, kalian tahu sendiri, kan?" ungkap Pato seusai laga.Tapi Barbara bukanlah satu-satunya orang yang mendapat hadiah gol dari Pato itu. "Saya juga mendedikasikan gol itu kepada semua orang yang sudah berada di stadion untuk memberikan semangat kepada Milan meski segala sesuatunya tidak berjalan baik," tandasnya. Pato menambahkan jika saat ini Milan harus tetap fokus meraih hasil terbaik di tujuh laga tersisa jika ingin meraih scudetto.
Roma-Juventus: Adu Gengsi
Roma dan Juventus harus bisa memenangi laga ini. Bukan hanya untuk bisa mendapatkan tempat di zona Eropa, tapi juga mempertahankang gengsi sebagai raksasa Italia. Khusus bagi Juventus, performa mereka menurun drastis di 2011. Alhasil asa untuk bisa tampil di kompetisi Eropa musim depan mulai memudar. Sebaliknya, Roma yang sempat terseok-seok kini bisa menemukan lagi penampilan terbaik mereka. Roma tinggal memupuknya untuk bisa terus menjaga tren positif hingga akhir musim. Di laga yang dilangsungkan di Olimpico dinihari nanti, Roma pun punya kans yang lebih baik untuk meraih poin penuh. Bukan hanya karena grafik penampilan yang lebih baik dari Juventus, tapi juga faktor dukungan penonton dan komposisi pemain. Sementara Juventus kehilangan sejumlah pemainnya, seperti Paolo De Ceglie, Jorge Martinez, Leandro Rinaudo, Momo Sissoko, Fabio Quagliarella, Vincenzo Iaquinta dan Giorgio Chiellini. Jika sudah begini, Roma sepertinya akan meraih poin penuh. Prediksi Skuad:Roma: Doni; Burdisso, Mexes, Juan, Riise; Pizarro, De Rossi; Taddei, Perrotta, Vucinic; Totti Juventus: Buffon; Motta, Barzagli, Bonucci, Grosso; Krasic, Melo, Aquilani, Marchisio; Toni, Matri
Langganan:
Postingan (Atom)